Pencarian

Vasektomi, Pilihan Kontroversial yang Perlu Dipertimbangkan dengan Bijak

Vasektomi adalah pilihan kontrasepsi permanen yang efektif dan praktis, namun memerlukan pertimbangan matang terkait manfaat, risiko, dan implikasi jangka panjang.

Prompter JejakAI
Selasa, 6 Mei 2025
Oleh: DYA
JejakAI
ChatGPT

Prosedur vasektomi

Prosedur vasektomi sendiri cukup sederhana dan dilakukan dengan menggunakan anestesi lokal, artinya pasien akan tetap sadar namun area sekitar alat kelamin akan mati rasa. Dokter akan membuat dua sayatan kecil di scrotum (kantung zakar), lalu mengakses vas deferens untuk memotong atau menutupnya.

Prosedur ini umumnya memakan waktu sekitar 15 hingga 30 menit dan pasien dapat pulang pada hari yang sama. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Cochrane Database of Systematic Reviews pada 2018, prosedur ini memiliki tingkat komplikasi yang sangat rendah dan dapat dilakukan dengan sangat efisien dalam banyak kasus (Lee et al., 2018).

Yang terpenting, setelah prosedur, pria masih bisa mengalami ejakulasi, tetapi cairan ejakulasi tersebut tidak mengandung sperma.

Namun, meskipun prosedurnya sederhana, efeknya bersifat permanen dan tidak mudah dibalikkan. Oleh karena itu, vasektomi bukanlah pilihan yang dapat dianggap remeh.

Menurut data dari American Urological Association, sekitar 6% dari pria yang menjalani vasektomi kemudian memilih untuk mencoba prosedur pembalikan vasektomi, meskipun keberhasilannya tidak selalu terjamin (AUA, 2015).

 

Bagaimana kontroversinya?

Halaman 1 2 3 4
Komentar
Silakan lakukan login terlebih dahulu untuk bisa mengisi komentar.
JejakAI
Exploring AI for Humanity
JejakAI adalah situs web yang membahas berita, tren, dan perkembangan terbaru seputar kecerdasan buatan, menghadirkan analisis mendalam serta informasi terkini tentang inovasi di dunia AI.
Copyright © 2026 JejakAI. All Rights Reserved. | dashboard